Kelompok 3
Zelita ALmira Br. Sembiring
Lev Vygotsky (1896-1934) adalah seorang psikolog dari Rusia
yang merupakan pengagum Piaget. Hanya saja mereka memiliki pemikiran yang
berbeda. Vygotsky tidak setuju dengan pandangan Piaget bahwa anak menjelajahi
dunianya sendiri dan menggambarkan realitas batinnya sendiri. Vygotsky menulis
di Unisoviet sekitar tahun 1920-an dan 1930-an. Tetapi karyanya
dipublikasikan Sekitar tahun 1960-an dan menjadi perbincangan hangat.
Vygotsky juga menggunakan pendekatan
konstruktivisme dimana pendekatan ini melakukan perubahan pendidikan dari
dominasi guru menjadi pemusatan pada siswa. Peranan guru disini adalah membantu
siswa mengembangkan pengertian baru. Siswa diajarkan bagaimana mengasimilasi pengalaman, pengetahuan, dn
pengeriannya dan apakah mereka siap untuk tahu dari pembentukan pengertian baru
ini.
Kontruktivisme sendiri adalah sebuah
teori belajar yang mempunyai suatu pedoman dalam filosofi dan antopologi sebaik
psikologi.
Ada tiga inti dalam pandangan Vygotsky
:
1.
Keahlian kognitif anak dapat dipahami
apabila dianalisis d an diinterpretasikan secara developmental.
2. Kemampuan
kognitif dimediasi dengan kata, bahasa, dan bentuk diskursus, yang berfngsi
sebagai alat pikologis untuk membantu dan mentranformasi aktifitas mental.
3. Kemampuan
kognitif berasal dari relasi sosial dan dipengaruhi oleh latar belakang sosio
kultural.
Cara-cara menerapkan teori Vygotsky
untuk pendidikan anak :
1.
Gunakan zone of proximal development.
2. Gunakan
teknik scaffolding.
3. Gunakan
kawan sesama murid yang lebih ahli sebagai guru.
4. Dorong
pembelajaran kolaboraif dan sadari bahwa pembelajaran melibatkan suatu
komunitas orang yang belajar.
5. Pertimbangkan
konteks kltural dalam pembelajaran.
6. Pantau
dan dorong anak-anak dalam menggunakan private speech.
7. Nilai
zone of proximal developmentnya, bukan IQ.
PERKEMBANGAN MORAL MENURUT VYGOTSKY
Pada perkembangan dimasa ini
pengalaman merupakan inti dari semua
pengaruh yang berbeda-beda dari keadaan-keadaan internal dan eksternal.
Bahasa pada dasarnya meruoakan suatu
bentuk komunikasi antar manusia.
Bagaimana anak dapat berinteraksi dengan orangtuanya. Pada tahap ini saya saat
masih SD saya sering tinggal bersama nenek saya yang berdomisili dekkat dengan
daerah pesisir. Kemudian saya bergaul dengan mereka yang lumayan sering
mengucapkan kata yang sedikit kotor. Karena saya masih kecil dan belum mengerti
maka saat dirumah sya ucapkan kata-kata itu dan membuat orang tua saya marah.
Mereka mengingatkan dan menasehati saya bahwa kata-kata itu tidak baik dan saya
tidak boleh mengucapkannya. Maka berdasarkan pengalaman tersebuut saya tak
pernah mengucapkan kata-kata tersebut dalam berinteraksi dengan rang lain.
HUBUNGAN PERKEMBANGAN MORAL SISWA
DENGAN MORAL PENDIDIKAN
Pada masa ini, guru sebaiknya
menggunakan zona perkembangan proksimal. Isi dari zona perkembangan proksimal
sendiri adalah diubah, diperbaiki, dikembangkan, dan ditempatkan pada tahapan
perkembangan sebenarnya yang menyebabkan
pelajaran bergerak maju kesuatu tingkatan perkembangan yang lebih tinggi. Pada
masa ini ketika saya berada disekolah dasar, guru saya mengajarkan saya
bagaimana cara menulis huruf biasa dan
huruf sambung. Mulai dari A sampai Z. Guru saya mengajarkan huruf demi huruf
berulang-rulang sehingga kami semua dapat membedakan bagaimana membedakan huruf
biasa dan huruf sambung. Setelah kami bisa membedakan cara penulisan huruf,
kami lanjut bagaimana cara menulis kata dengan huruf biasa dan bagaimana cara
menulis kata dengan huruf sambung. Ini dilakukan berurang-rulang sehingga
akhirnya kami dapat menulis dengan tulisan biasa ataupun tulisan sambung. Saya
juga diajarkan bagaimana cara menghitung. Mulai dari penjumlahan dan
pengurangan. Kemudian jika sudah bisa lanjut pada perkalian dan pembagian. Dalam zona ini guru dapat mengukur bagaimana intelegensi yang dimiliki muridnya.
Tetapi nilai pada zona perkembangan proksimal ini bukan merupakan IQ siswa.
Guru hanya mendeskripkan. Bagaimana cara siswanya menangkap apa yang ia
sampaikan Secepat apakah siswanya mampu mengerti yang ia sampaikan. Guru dapat
mengukurnya pada zona perkembangan proksimal ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar